23 Juni 2010

Cover dari Diani


Setelah menodong paksa Diani untuk bikinin cover untuk calon buku Pippilotta ini, hari ini Diani nyetor hasil karyanya.

Dan it turns out to be... keren banget!

Astaga, mau pingsan rasanya pas pertama kali buka attachment itu! Bagus banget gambarnya oh Diani sayaaaangkuuuu... *peluk erat-erat*

Hadirin, inilah sampul buku Pippilotta versi Diani. Duuh, moga-moga cover ini yang menang voting sama Gagas besok!

22 Juni 2010

Merumuskan Sampul Belakang

Tadi pagi Gita datang dengan order baru. 'Cit, back cover hari ini ya!' Ha?


Apa itu back cover? Apa yang harus gw tulis? Dudidamdidaaamm..

Gw tanya Hil dong, secara dia pernah jadi Editor buku. Dia langsung ngasih setumpuk buku buat contoh. Haiyaaaa... Kirain mau bikinin, hohoho. Dia bilang, tulisan di sampul belakang harus sizzling. Halaaahh kok makin sussaaaahh...

Jadilah gw ketak ketik ketak ketik cari wangsit. Sembari ngetik, wait wait, kayaknya kalo di sampul belakang itu kan suka ada seseorang ngomentarin soal isi buku atau apa gitu kan ya? Wah itu apa ya namanya? Tanya Hil lagi aaaahh...

Oh ternyata itu namanya endorsement *baru tau, plak!*

Gw tanya lagi sama Pak Manajer, sebaiknya gw pakai endorsement atau enggak. Dan siapakah itu? Dia bilang, ya! Haiyaaa, siapaaaa? Gw langsung berasa malu-malu kucing gitu kalo disuruh minta si anu itu untuk bikin endorsement. Siapa yaaaaa...

Setelah dipikirkan dan didiskusikan dengan cermat bersama Hil *ah senangnya dia sekantor yaaa sama gw hohoho*, jadilah kita mengerucut ke 4 nama: Wening, Sly, Mas Heru dan Mas Yud.

Tut tit tat tit tut tit tat tit tut. Gw telfon Wening. Bla bla bla basa basi di awal, langsung gw todong. 'Ning, jadi endorser ya buat buku gw.' Dia bengong (paling enggak gw duga dia bengong sambil pegang telfon). Laaahh ternyata dia gak tau kalo gw mau punya buku! Hahahahaha dasaarrr... Begitulah akibatnya kalau punya teman SMP yang long time no see, dwaarr! Gw jelasin singkat soal buku itu, lalu gw kirimin naskahnya ke dia. Lalu Wening bilang,'Kan gw udah baca semua tulisan elu di blog itu.' Iya juga sih, that's why you're chosen, babe! Jadilah sore-sore Wening dah kirim endorsement sekaligus daftar typo yang gw lakukan, hihihihi. Kasih 4 jempoooll buat Wening!

Abis itu, samperin Mas Heru di ruangannya. Langsung mau dongs.. duh senangnya! Dia juga langsung minta dikirimin naskah. Gw kirimin cuplikannya aja, biar gampang. Bagaimana pun, gw gak akan bisa ke Inggris kalau Mas Heru dulu gak tandatangan surat yang gw sodorkan paksa ke hadapannya, hihihihi. Endorsement Mas Heru dateng paling pertama, manstaf!

Selanjutnya, kilikitik Sly. Pemuda Hendon itu mesti ngasih endorsement dong, secara dia fans berat Pippilotta *belagu* Begitu gw todong, langsung mau juga! Duh senangnyaaaaaa! Dia nanya, 'Gw nulis tentang elu atau tentang bukunya?' Hadoh, soal apa ya? Terserah elu aja deh Sly! Hihihi.. Daaannn endorsement-nya Sly kereeenn..

Terakhir, SMS Mas Yudhi. Awalnya dia me-refer gw ke Direktur British Council. Haiyaaa, kok jadi ribet gitu ya booo. Sementara tik tuk tik tuk waktu terus berjalaaan.. Gita udah email lagi di FB, nungguin back cover-nya. Maaappp sabar yaaakkk.. Pada akhirnya Mas Yud mau ngasih endorsement buat buku ini, hua senangnya. Dan lucunya, dia tanya, dia ngasih endorsement sebagai apa nih: kakak ipar, pakar Kota Kreatif, Manajer BC atau alumni Chevening? Hahahaha semuanya ajaaaaaa biar keren! Sampe lumutan gw nungguin endorsement dari Mas Yudhi ini dan hasilnya... lucu! Hihihi dia pake nyebut-nyebut Mantra Senja segala, hihihi senaaangg..

Akhirnya pukul 19 kurang, gw serahin juga itu back cover ke Gita. Senang!


13 Juni 2010

Pangkas Pangkas Pangkas

Kerjaan kali ini bener-bener nyeksaaaa lahir batin. Dwoooh. Gita meminta gw untuk memangkas 50 halaman dari total halaman yang gw kasih ke dia.


50 halaman? Banyak bennerrrr...

Kata Gita, kalau dipertahankan dengan jumlah halaman yang gw setor, bukunya bakal tebel banget. Tebel, artinya mahal. Mahal, artinya gak ada yang beli. Berarti rugi doongsss.. Makdarit, gw harus nurut apa kata Gita daaahh... huhuhu..

Jadilah gw menghabiskan bermalam-malam lalu untuk mangkas tulisan. Yang kira-kira gak nyambung sama fokus jalan-jalan, gw hapus. Dengan berat hati dan berurai air mata. Kalau ada tulisan yang membuat gw ragu-ragu, ini dihapus atau enggak, gw tanya dulu dong ke Hil. Ini baeknya diapus atau enggak ya? Kan gw menempatkan dia sebagai calon pembaca kelak. Lalu ada juga tulisan yang gw permak dikit, trimming di sana sini biar lebih ramping dan to the point.

Alhasil, gw berhasil mengurangi 50 halaman seperti yang diminta. Dari 170 halaman A4 jadi 120 halaman A4. Whhhoooaaahhh... hard work!

17 Mei 2010

Juli

Katanya sih bulan Juli masuk percetakan.

Semoga saja gak meleset. Antara nungguin, gak sabar, sampe bosen sendiri nih :)

19 Februari 2010

It's Up To Them Now

Hari ini gw nyerahin hasil editan gw ke Gita.

Capek juga ya bo begadang bermalam-malam untuk baca ulang tulisan itu. So far sih gw gak ada keluhan. Ada beberapa tulisan gw yang dibuang. Demi menjaga fokus pada cerita soal plesiran tampaknya. Cerita tentang kota non-UK tentu saja dicoret, lah wong cerita ini kan tentang plesiran di Inggris.

Pada akhirnya ada cerita yang gw tambahin. Tentunya gw gak menulis postingan baru, gile, gak sanggup bow. Ikrar untuk nambahin tulisan tentang konser Brand New Heavies dan plesir ke Greenwich aja akhirnya harus gw telan lagi. Dari gw masih di Inggris aja itu udah gw tunda-tunda. Lah pegimana ceritanya gw bakal inget detil soal dua cerita itu setelah 4 tahun meninggalkan Inggris?

Foto, banyak juga yang gw tambahin. Dudungnya gw. Pas milihin foto dulu buat diserahin ke Gagas kok ya gw gak kepikiran untuk mencocokkan dengan naskahnya. Dasar dodolibret. Padahal kan ya itu gampaaanggg banget dongsss.. ih dudungnya gak ketulungan deh.

Setelah gw serahin editannya ke Gita, berarti terserah Gagas aja. Katanya Gita, jatah nyetak buku di Gagas sekarang lebih terbatas, kalau gak salah semula 12 buku, sekarang 8 buku. Itupun, lebih banyak jatah untuk fiksi, sementara buku gw ini kan non-fiksi. Dari jatah yang ada pun, lebih banyak dipakai untuk cetak ulang fiksi Gagas yang laku di pasaran. Dengan kata lain, sabar wae di boncengan.

Gw nothing to loose lah. Yang penting kontrak udah ditandatangani. Gw mesti rajin ngecek kontrak aja untuk sekaligus mengawasi janji Gagas.

Jadi kalau ada pertanyaan,'Cit, jadinya buku elu terbitnya kapan?', gw jawab dengan menghela nafas aja daaaahh... kekekekek...

05 Februari 2010

Judul, Final?

Barusan dapat email dari Gita. Katanya, voting terakhir dari Gagas mengerucut ke judul 'Hello UK!' Pada akhirnya gak pakai tagline, karena sudah cukup tergambarkan dari back cover. Trus nanti cuplikan endorsement dari Mas Yud akan ditaro di cover depan.


Huhuhu, sialnya, gw agak kurang bergetar gitu pas baca judul 'Hello UK!' Seharian gw sih berusaha untuk menerima takdir voting. Bagaimana pun, itu keputusan mayoritas yang harus dihargai. Lagian Gagas kan bukan perusahaan milik gw yang bisa gw suruh-suruh seenak udel. Ini kan kerjasama.

Tapi semakin gw berusaha menerima judul 'Hello UK!' semakin gw berasa gengges. Dan pada akhirnya gw tau kenapa itu judul bikin gengges. Karena mirip Hello Kitty! Huahuahuahuahuahua..

Siangan akhirnya gw kirim email deh ke Gita. Sekadar ngasih masukan aja kalau 'Hello UK!' sounds like Hello Kitty.

Daaaann.. berhasil! Di email balasan, Gita menulis: Iya, lagi voting, sepertinya akan Going UK! tanpa tagline.

Yaaahuuyyy... Duh semoga voting itu mengarah ke Going UK! Karena kan personal voters gw, yaitu my dear friends di Chevening, juga kebanyakan pilih judul Going UK! Yahuuuyyy..

Eh iya, ilustrasi dalam jadi dibikin sama Diani juga lhooo.. Duh gw demen banget deh bisa ikut mempopulerkan sepupu gw, hihihihihi..

01 Februari 2010

Editan Datang Juga

Akhirnya datang juga editan dari Gita :)

Setelah dibuka, ternyata editannya pakai track changes atau apalah gitu yang ada di Word. Duh, gw paling sebel sebenernya kalo ngeliat yang kayak gitu. Berasa berantakan banget. Tapi setelah diliat-liat, ini mestinya teknik pengeditan jarak jauh yang 'aman'. Karena si empunya tulisan jadi tau persis apa aja yang diilangin, kalimat mana yang diubah, dan sebagainya.

Yang pasti, semua kata 'gw' diganti jadi 'saya'. Lalu ada pertanyaan yang menyertai setiap penyebutan nama baru. Wuih, bingung juga menjelaskan si X ini siapa ya. Ketika gw baca editannya, jadilah gw sambil mikir, enaknya Tika digambarkan sebagai apa ya? Enaknya Citta ditulis sebagai apa ya? Hihihihi.

What's fun about re-reading my writings again is the fact that I'm still laughing outloud about those silly things. Really. It surprises me as well.

Moga-moga orang juga ngerasa gitu pas baca buku ini kelak, hehe.

PR banyak nih malam-malam berikutnya. Mesti periksa editan untuk buku. Aiiyyaayy.. buku sendiri.. bukan tulisan orang lain, akhirnya!

 
design by suckmylolly.com